LOVING MATHEMATICS!

Matematika, boy!

Sebagian orang menyatakan bahwa matematika adalah ma(kin) te(kun) ma(kin) ti(dak) ka(ruan). Pernahkah juga terpikir seperti itu? Boy, ubah mindset itu. For your info, Indonesia masih berada di pringkat 63 dari 66 negara yang diteliti kemampuan matematikanya, dalam PISSA (Program for International Student Asessment) 2006. Don’t you surprise it happened such a that? Dalam hal ini, matematika bukan hal yang dapat disalahkan. Karena matematika akan tetap seperti itu, bersifat abstrak dan unik.

Matematika bukan hal yang mengerikan dan membosankan seperti sebagian orang memandangnya. Mulai sekarang, ber-positif-thinking-lah terhadap matematika. Butuh alasan? Baiklah.

Pertama, matematika mengajarkan kepada manusia untuk hidup tepat, teratur dan disiplin. Bagaimana tidak? Penyelesaian masalah dalam matematika, harus selalu tepat cara yang digunakan, harus sesuai dengan tujuan penyelesaian masalah alias teratur dan disiplin. Jika tidak, ia akan tersesat dan tak akan menemukan solusi dari masalah yang menuntut untuk diselesaikan.

Kedua, matematika mengajarkan kepada manusia untuk selalu memperhatikan proses. As you know, matematika memiliki algoritma, yang harus dijalankan setiap langkahnya dengan teratur, step by step. Saat proses itu tak teratur alur penyelesaiannya, ini akan berdampak pada solusi akhir.

Ketiga, matematika mengajarkan manusia untuk selalu berpikir kreatif dalam penyelesaian sebuah masalah. Matematika itu penuh manipulasi positif, dan diharapkan dengan manipulasi tersebut, ia dapat memudahkan penyelesaian masalah yang diberikan. Tentu saja, manipulasi itu berasal dari hasil berpikir kreatif manusia. Hanya menusia yang berpikir kreatif yang dapat menemukan dan menggunakan bentuk manipulasi ini.

Keempat, matematika mengajarkan dan selalu mengingatkan manusia, bahwa disetiap permasalahan yang diberikan selalu ada solusinya. Solusi dapat berupa solusi tunggal, dua solusi, bahkan banyak solusi. Pasti ada algoritma penyelesaiannya. Semakin banyak masalah yang diselesaikan, ia akan terbiasa menghadapi permasalahan yang rumit. Demikian juga manusia, banyak masalah yang didatangkan kepadanya, ia akan semakin semangat hidiup dan menjalani kehidupan. Pasti akan ada jalan, yang ujungnya adalah solusi masalah, matematika dan kehidupan.

Boy, I’ll remind you about something important: Allah never throw you to problems that you can’t trough it!

As He said in the Holly One, Q. S, Al-Baqarah: 286

Hidup bukanlah tanpa masalah, tapi hidup adalah tentang menyelesaikan masalah.

… untuk selalu berusaha, untuk selalu berbaik sangka,untuk selalu berbagi, dan untuk saling mengingatkan, dengan segala keterbatasan ilmu.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s