Tentang dia: Senja

Bismillahirrahmaanirrahiim..

Ini tentang dia.

Yang kutahu, dia adalah seorang akhwat yang super duper tsiqoh (percaya pada keputusan yang telah ditetapkan) pada mas’ul (baca: pemimpin), meskipun ia lakukan dengan terlebih dulu mengeluarkan air dari mata, namun, dengan mantap dan sigap, dia mengucapkan “insha Allah”. Pernah diri ini merinding dengan kata-kata yang diucapkannya itu. Juga, berdasarkan hipotesis sementara, amanah berat yang diembannya, adalah juga karena ke-tsiqoh-annya atas setiap keputusan yang telah ditetapkan.

Bangka tulen 100%. Kalem, sepertinya tak kana da kata kisruh dalam kamus hidupnya. Meskipun wajahnya tak dapat menyembunyikan masalah yang sedang dialaminya, namun tindakannya selalu dapat ia kendalikan, tetap tersenyum dan menyapa setiap orang (anak kaderisasi bangeett). Keibuan. Tahu apa yang harus dan tak harus dilakukan. Mengingatkan saudaranya yang melakukan sesuatu yang salah, sekecil apapun itu. Kata-kata yang terkesan tak serius sekaligus halus tapi cukup menohok. Misalnya saja, ketika sedang asyik ngobrol, tiba-tiba dia menyeletuk: “eh kok jadi ngomongin orang ya?” atau “sudah, sudah bercandanya jangan kebablasan, gak baik..” Nah loh, kalau dia sudah mengeluarkan kata-kata tersebut, seketika (bunyi jangkrik terdengar) krikkrikkrik.. Senyap!

Image1780

Sepertinya, dia tidak menganut (atau belum?) pandangan bahwa KEPO adalah tuntutan. KEPO is Knowing Every Particular Object.
Dia dengan pandangan dahsyatnya, Dia dengan wajah hitam manisnya yang teduh. Dia dengan ke-tsiqoh-an yang tak pernah luntur dan terkalahkan. Dia dengan kata-kata peringatannya yang mematikan. Dia dengan senyumnya di segala keadaan. Dia dengan kaderisasi. Banyak hal yang kupelajari darinya, banyak belajar darinya.Karena yah, memang metode KEPO itu adalah hal yang dapat dikatakan wajib dikuasai bagi orang-orang seperti dia, kita. Kaderisasi. Tuntutan untuk mengetahui segala hal, remeh temeh sekalipun.

Dia menyukai senja, yang hingga sekarang aku tak tahu alasannya.

Ini sekilas tentangmu, yang aku tahu. Tampak luar tentu saja, karena aku tak dapat menyelami pikirang masing-masing manusia. Diri ini hanya ingin menulis. Maaf kepadamu jika tak berkenan menjadi objek tulisan yang tak berarah ini.

2 thoughts on “Tentang dia: Senja

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s