Telunjuk saat tasyahud

Selepas sholat zuhur di mushola yang padat merayap, bejibun orang (say: hamdalah), terjadilah sedikit interogasi:

 “Mbak, tadi adek liat mbak waktu tahiyat, jarinya langsung nunjuk gitu ya, bukan waktu syahadatain?”

“iya dek, gimana? kenapa?”

“Itu mbak, ibuk adek juga nyuruh kayak gitu, itu dalilnya kuat gak mbak ya?”

(aduuh. gw gak ngapalin siapa perawinya)

 “wah, mbak gak hapal perawinya dek, PR deh buat mbak. Tapi adek juga nyari ya..”

“Oke mbak.”

 Mencari, mencari, dan mencari..

Googling, googling, tanya mamang google..

Obrak abrik sumber yang punya brand  (baca: jelas sumbernya) dan dapat dipercaya..

 

Finally, FOUND IT!

Alhamdulillaah..

 Berdasarkan keumuman hadits Ibnu Umar riwayat Muslim (580) bahwa Rasulullah صلى الله عليه وسلم bila duduk tasyahhud meletakkan tangan kirinya di atas lutut kirinya dan tangan kanannya di atas lutut kanannya, membentuk angka 53 dengan jari, dan mengacungkan telunjuknya.

Hal ini, berarti lebih diutamakan untuk mengacungkan telunjuk di awal tasyahud, karena tidak ada keterangan untuk mengacungkan jari telunjuk ketika mengucap syahadatain. Wa Allahu A’lam.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s