Tentang Dia: Hijau

CameraZOOM-20121215104735

me+you

Terbentuk melalui tarbiyah, hal ini sangat terlihat jelas padanya, karena ini adalah benar-benar transparan.
Menurutku ini adalah hal yang superwow. Saat sekolah, ia adalah golongan anak nakal (dalam arti sebenarnya). Saat ini? Jangan tanya lagi, ia adalah akhwat sejati, yang semakin baik kualitas kesolehahannya. Maasya Allah. Semua adalah kehendak-Nya. Apa sih yang enggak bisa Dia lakukan?

Kini, dengan jilbab yang lebar berkibar, selebar dan seluas hatinya untuk memaafkan dan maklum terhadap keadaan di luar asa.

Dipertemukan dengannya dalam kondisi dia sebagai kakak tingkat sebagai mahasiswa calon guru matematika. Awalnya biasa saja, namun semakin ke sini semakin bermakna. Dia tak jauh beda denganku. Aku tak mau dipanggil dengan nama depan, so does she (manyun dah tuh bibir kalau dipanggil dengan nama depan), dan lagi, nama belakangnya tak boleh tertinggal sekalipun. Sama-sama menyukai satu icon, kodok dan warna hijaunya, namun aku tak semaniak dia atas warna daun itu. Asalkan tahu saja, kami adalah kodok bersaudara. “Keluarga Kestari” yang beranggotakan 5 orang, dia berperan sebagai ibu kami, dan di sanalah, aku tahu ia akan mengerjakan semua yang diamanahkan kepadanya, apapun itu.

Lucu, terkadang masih kekanakan (and I’m too: childish), dan sekarang telah beranjak dewasa (sekarang aku adalah anaknya). Selalu menghargai. Memiliki pemikiran yang kadang tak terpikir olehku dan yang lain. Teman ngobrol yang asyik. Pengkader yang hebat. Sekarang adalah masa-masa skripsinya, dan aku tahu, membicarakan skripsi adalah hal yang sangat sensitive baginya saat ini (buruan lulus ya mbak, ntar aku kasih bunga :D). Imut dengan pipi chubby-nya. Dia adalah Green-holic.

Badannya terguncang hebat saat ada hal yang menurutnya lucu, dan tidak akan berhenti kecuali dalam menit kesekian saat semua orang telah mengganti topic pembicaraan. Heboh tak terkalahkan. Sekarang ini, gaya bicaranya sudah berubah, jauh lebih dewasa dan semakin bijak (sepertinya ini berkat tarbiyah juga?) Berada di dekatnya membuat siapapun nyaman, entah bagaimana bisa. Pribadinya yang hangat sepertinya. Low profile. Militan. Tanggung jawab tak perlu dipertanyakan. Super baik dan empuk. Maniak ice dan ngemil. Tak pernah bolos agenda dakwah. Dan ternyata, dia juga bisa bikin puisi.

Dia itu populer loh…
Semua orang hebat di kampus kenal dia, karena militansinya kupikir. (it’s better using ‘I think’ then ‘I feel’) SALUT!!

This note based on my point of view of you, description of you, it’s all right, isn’t it?

9 thoughts on “Tentang Dia: Hijau

  1. ncepp says:

    setelah membaca tulisan ini berkali-kali, mbak menyadari tulisan ini terlalu baik untuk mendeskripsikan mbak, adik kodok..
    mbak belum sebaik itu, dik. yakinlah..
    tapi mbak bakal jadikan ini sebagai doa fadhil untuk mbak, sampai mbak bisa mengejawantahkan ny. Insya Allah…
    syukron adikkkk…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s