Ikan Laut dan Hati

air laut itu asin, jika tak percaya, tasting by yourself (saya menantang anda untuk mencobanya, karena saya sudah pernah merasakannyašŸ˜€

pernahkah terpikir, mengapa ikan laut yang kita ketahui hidup di dalam laut, dagingnya tidak asin sama sekali alias tawar? Saya tidak akan menggunakan bahasa biologi dan alasan kehidupan ikan di laut, karena saya bukan biologist alias ahli biologi.

Ikan yang tidak mati tidak akan terasa asin meskipun berada di laut selama hidupnya. Ikan akan terasa asin saat ia sudah mati dan kemudian diasinkan, ataupun kalau ia tidak diasinkan, ikan akan tetap terasaĀ  asin saat ia mati dan tetap berada laut.

Ya!

Ikan ibarat hati kita manusia. Hati akan tetap bersih tak terkontaminasi lingkungan di mana ia berada saat hati tersebut hidup. Ikan akan tetap tawar dan hati akan tetap bersih saat ikan tersebut hidup pun hati manusia. Hati yang hidup adalah hati yang selalu mengingat tujuan hidupnya dan tujuan penciptaannya, yang akan selalu megingat Pemilik dan berusaha menjaga dan memanfaatkan dengan baik setiap titipan-Nya. Hidup, waktu luang, kesehatan, udara yang sangat berarti tapi Ia berikan secara cuma-cuma. Karena Dia Maha Kaya dan Dia-lah Sang Raja.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s